Berita Terkini

Terungkap Janji Manis Hilarius Duha, Bangun Jalan 1 KM/Tahun,Jembatan Sungai Ri’i Dan Sambungan Lampu Listrik PLN Kepada Warga Desa Sarahililaza Dan Desa Harenoro

Nias Selatan, (Suarapedia.Co)–Janji manis dari Hilarius Duha calon Bupati Petahana Nisel mulai terungkap. Kali ini datang dari warga Desa Sarahililaza dan Desa Harenoro Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Selatan.

Desa Sarahililaza dengan 237 kepala keluarga dan jumlah penduduk 1237 jiwa, sementara Desa Harenoro dengan 216 kepala keluarga dan jumlah penduduk 1721 jiwa.

Akses jalan menuju Desa tersebut terbilang cukup parah,hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua,mengingat medan yang di tempuh cukup ekstrim.Tebing dan jurang di tambah jalan yang masih bebatuan campur tanah membuat pengguna jalan ekstra hati-hati bila melewati jalan tersebut,” Kamis,12/11/2020.

“Elihati Laia yang akrab di sapa Ama Ama Ifan Laia juga mantan Kades Sarahililaza megatakan kepada awak media,Bupati Petahana Hilarius Duha pada orasi politiknya sewaktu mencalonkan Bupati Nias Selatan pada tahun 2015, pada saat itu di depan masyarakat Desa Harenoro dan Sarahililaza, Hilarius Duha berjanji akan mengaspal jalan 1 KM/Tahun mulai dari sungai Ri’i sejauh 5 kilo meter, selama 5 tahun menjabat Bupati Nias Selatan,” Kata Elihati Laia.

“Lebih sedih lagi apa bila musin hujan atau sungai Ri’i banjir,warga ekstra hati-hati untuk menyebrangi sungai tersebut dan menjadi momok yang menakutkan yang dapat mengancam keselamatan jiwa manusia.Sungai Ri’i merupakan akses jalan utama kedua Desa bila bepergian ke pekan,maupun urusan lain ke Kota Kabupaten Nias Selatan.

Penuturan mantan Kepala Desa Sarahililaza jembatan yang telah di janjikan akan di bangun,baik pihak pemerintah Daerah Kabupaten Nisel maupun instansi terkait seperti Kimpraswil, serta mantan anggota Dewan yang terhormat hanya meninjau dan melihat lalu pergi.

“Yang lebih parahnya lagi masalah penerangan lampu listrik, menuturkan, lengkap sudah penderitaan kami warga Desa Harenoro dan Desa Sisarahili.Sampai hari ini penerangan lampu listrik dari PLN yang telah di janjikan oleh Bupati Petahana Hilarius Duha,pada kampanye tahun 2015, hanya janji tinggal janji kepada masyarakat di dua Desa.

Hilarius hanya mengelabui untuk meraih suara pada waktu itu,memuluskan keinginan sebegitu Bupati dan setelah berkuasa,janji untuk membangun jembatan, listrik,dan pengaspalan hanya mimpi belaka,” Lanjutnya.

Hilarius yang dinilainya haus kekuasaan, soal urusan janji-janji kepada rakyat itu urusan belakangan yang penting tercapai hasrat dan keinginan.Saat ini Hilarius Duha kembali mencalonkan diri dengan menggandeng Firman Giawa PNS yang berasal dari dapil IV namun kenyataannya tidak pernah tinggal di kampungnya.

Tentunya ini menjadi tolak ukur sebagai pemimpin yang tidak komit dengan janji, membiarkan masyarakatnya tersiksa dan terisolir,kami tidak mau lagi dibodoh-bodohi oleh calon pemimpin yang tidak konsekuensi dan hanya umbar janji,” Tegas Elihati Laia.

(B.G).

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button