Berita Terkini

Rujianto Berulah, 6 Tahun Siti Zubaedah Terombang-Ambing

Tangerang (suarapedia.co)-Sungguh memilukan apa yang dirasakan Siti Zubaedah (58) warga perumahan Griya Yasa Blok H 1 No.8 Pasir Gadung Cikupa , semenjak menikah dengan Rujinto (53) warga perumahan Bumi Indah Pasar Memis Tangerang Banten tahun 2008 silam.

12 tahun Zubaedah hidup berumah tangga dengan lelaki pilihan nya saat itu bernama Rujianto, dari buah perkawinanya, terlahirlah seorang putri cantik nan manis diberi nama Cindy Aulia Putri Rujinto (11), namun apa hendak dikata, lambat laun perjalanan rumah tangga sudah mereka enam tahun terombang ambing.

Selama 6 tahun perjalan, ibarat perahu patah kemudi, Zubaedah tidak lagi mendapatkan kasih sayang dari Rujinto, begitu juga sang buah hati hanya berharap belaian kasih dari sang ayah, diterlantarkan ibarat pepatah habis manis sepah,dibuang.

“Ibaratnya lebah, habis madunya ditinggal begitu saja, ia sejarang kembali lagi dengan istri tertuanya, Rujinto tidak mau peduli dengan saya dan anaknya ini, tidak waktu bersama memadu kasih, apa yang saya saat ini begitu menyakitkan,” ungkap Siti Zubaedah.

Disela aktifitasnya sebagai penjaja makanan ringan dilingkungan pabrik kawasan Cikupa Mas lingkungan PT KMK sebyah perusahaan pembuat sepatu exsport, kepada media ini, Zubaedah menceritakan apa yang ia hadapi saat ini begitu menyakitkan, “Terkadang hati ini seperti teriris seperti tidak arti ini semua,” ucap Zubaedah mantan karyawan KMK pekan lalu.

Zubaidah juga menceritakan, bahwa dirinya sering kali mengajukan percerayan melalui pengadilan Agama, selalu saja dilarang oleh suaminya Rujianto dengan alasan yang tidak jelas , jangankan perhatian dengan dirinya terhadap buah hatinya saja tidak sama sekali.

“Memang ada pemberiannya terhadap anak kandungnya hanya Rp 200-300 ribu perbulan, saya ini tidak banyak permintaan terhadap suami saya, hanya satu, izinkan saya untuk bercerai dengan nya, jadi ada kejelasan tentang kehidupan saya ini, karena selama ini saya terombang ambing ibarat perahu patah kemudi ditengah lautan luas,”keluhnya.

“Toh kalau untuk mencari nafkah selama ini tanpa ada pemberian dari suami, jadi apa lagi yang akan dipertahankan terhadap saya, yang sudah enam tahun sama sekali tidak ada komunikasi, dan yang menambah penderitaan saya dan anak, bahwa suaminya telah menikah yang ketiga kalinya dengan seorang janda muda, yakni Bilqis Rochmi yang sudah memiliki anak yang tinggal di bilangan perumahan bumi indah pasar Kemis tidak jauh dari tempat tinggal suaminya , hanya beda RT dan masih satu RW,” ungkap Wanita paruh baya yang memiliki satu anak perempuan ini. (Red/rilis/DBS)

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button