Berita Terkini

Proyek 1,7 M, Diduga Tak Sesuai RAB

TULANG BAWANG (suaratrans.com) – Kegiatan proyek pemeliharaan berkala ruas Jalan Raya Gunung Sakti, Menggala yang memiliki nilai sebesar 1,766 Milyar syarat dengan penyimpangan dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) membuat Ketua Umum Lembaga Analisa Transparansi Kebijakan Publik (LANSKIP) F. Agustinus, SH.,MH angkat bicara.

Menurut Agustinus seharusnya kegiatan tersebut dikerjakan sesuai dengan RAB dan tidak terkesan asal-asalan, dikarenakan apabila tidak sesuai dengan standar RAB maka akan berdampak pada kualitas jalan tersebut.

“seharusnya kegiatan pengaspalan tersebut dikerjakan sesuai dengan RAB dan tidak terkesan asal-asalan, dikarenakan apabila tidak sesuai dengan standar RAB maka akan berdampak pada kualitas jalan tersebut” kata Agustinus.

Agustinus juga mengatakan bahwa terkait dengan jalan lama yang memiliki tekstur tidak rata seharusnya dilakukan upaya teknis perataan terlebih dahulu dan hanya sebagian jalan yang memiliki tekstur tidak rata.

“terkait dengan jalan lama yang memiliki tekstur tidak rata seharusnya dilakukan upaya teknis perataan terlebih dahulu dan hanya sebagian jalan yang memiliki tekstur tidak rata. Bukan malah terkesan memaksakan dan mengejar target cepat selesai. Saya berharap pengawas dari Dinas PU Provinsi untuk segera turun ke lapangan” tambah Agustinus.

Sebagaimana diberitakan bahwa Konsultan Proyek Tri Widodo menerangkan bahwa jika ketebalan aspal sesuai RAB setinggi 4 cm maka hasilnya tidak akan bagus dan malah bergelombang. Hal ini disebabkan oleh tekstur jalan lama yang tidak rata.

Pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. Dakoba Corp dengan nomor kontrak 02/KTR/LINK.085.11.K/RJ-TBk.15/V.03/Lk/2020. berlokasi di Kelurahan Menggala Selatan Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

Beberapa warga yang melihat pengerjaan proyek tersebut merasa kecewa dan menilai kurang berkualitas.

“saya berharap pihak terkait yang berwenang untuk memeriksa langsung hasil pengerjaan proyek tersebut. Jangan sampai setelah proyek selesai tidak ada pembenahan” kata salah satu warga. (WIT)

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button