Berita LampungBerita TerkiniDaerahKab MetroKab TanggamusKab Tulang BawangKriminalPemerintahanPolitikRagamSerba-SerbiTNI dan POLRITokoh

Pengadilan Negeri Menggala Sidang Perkara Sanketa Tanah Memastikan Objek Yang di Sangketakan

Tulang Bawang (HP) — Pengadilan Negeri Tulang Bawang Pemeriksaan Sidang Lapangan perkara perdata No 27/pdt.G/2020/PN.MGL dikampung Gunung Tapa kecamatan Gedung Meneng. Selasa 11 september 2020.

Sidang lapangan dipimpin oleh ketua Majelis Hakim Dina Puspa Sari SH MH,dan dua anggota : 1.Donny SH 2.Yulia Putri Rewanda SH dan satu Panitera pengganti Joko Indarto SH MH serta kedua belah pihak antara Penggugat Sutarso dan Tergugat Bahrim Ilyas.

Dalam Sidang lapangan ini Majelis Hakim hanya memastikan Objek yang di sangketakan antara kedua belah pihak, sudah sesuai dengan surat yang diAjukan oleh Penggugat Dan Tergugat selama di persidangan yang masih berjalan selama ini. Sebab Majelis Hakim sebelum memutuskan perkara selain alat bukti surat dan saksi harus Tau Objek yang menjadi permasalahan Kedua belah pihak.

“Hakim donny, SH, Menjelaskan ke penggugat dan Tergugat bahwa kita Turun Kelapangan bukan untuk Memutuskan Siapa yang menang dan yang kalah. Melaikan untuk memastikan Tanah yang Menjadi Perselisihan Bapak berdua sudah sesuai enggak dengan surat Bapak ajukan diPengadilan Negeri Menggala jangan sampai salah tempat.

Selanjutnya Hakim Donny SH, menanyakan ke Penggugat Apakah Objek Tanah yang di Sengketakan Terletak Didusun 9 Tanjung Sari,jawaban Penggugat “iya benar”bukan terletak diKampung Gunung Tapa Tenggah Jawaban Penggugat “Buka”jadi benar ini tanahnya “iya benar”Bukan Atas Nama Darso jawaban penggugat “bukan”,Selanjut Hakim donny SH,Menanyakan ke Penggugat meminta Penggugat untuk menjelaskan Batas tanah Sengketa dan menurut Sutarso Batas Tanah Tesebut yaitu:
Sebelah barat :suwito
Sebelah timur :sugadi
Sebelah utara :jalan raya
Sebelah selatan :lebung/sungai lecil

Lanjut..Lalu Hakim donny SH menanyakan ke saudara Sutarso Benar ini Batasnya gak ada perubahan jawaban Penggugat “Gak Perubahan Sudah benar”Tanah Bapak,bukannya Bapak berbatasan dengan :
Sebelah Utara:Tanah rawa
Sebelah Timur:Sudi
Sebelah Barat:Nardi
Sebelah selatan:jalan kampung
Lalu Sutarso menjawab “iya Bukan ,dan Hakim donny SH Menyudahin pertyaannya Sutarso.

Selanjutnya hakim Donny SH menanyakan Ketergugat Bahrim ilyas Apakah objek tanah Sengketa ini tempatnya,lalu saudara Tergugat menjawab “iya yang mulia ini Tempatnya”,lalu hakim meminta saudara Tergugat menjelaskan batas batas Tanah tersebut:
Sebelah barat :suwito
Sebelah timur :sugadi
Sebelah utara :jalan raya
Sebelah selatan :lebung/sungai lecil.

Dan Tergugat menjelaskan juga Bahwa Tanah di seputaran Tempat Objek Sengketa adalah, milik keluarga besar almarhum Ilyas bin ibrahin,bahkan Almarhum ilyas bin ibrahim Menghibahkan Tanah Masjid,sekolahan dan Lapangan sepak bola,Tanah yang Tepatin Masyarakat yang Berdekatan dengak Objek Sengketa sudah bayar Semua ke Orang Tua Saya Semasa Ayah saya masih hidup,bahkan sudah jadi sertifikat tinggal sutarso lagi yang belum bayar. Hakim Donny SH Menanyakan Luas Tanah Sengketa Bahrim Menjawab 1.6 ha dan Jumlah tersebut dibenarkan Oleh Aparat Kampung dalam Hal ini diwakili Oleh sekretaris Kampung Saudara Herwan,

”Bahrim ilyas saat diwawancarai oleh Awak Media menjelaskan Bahwa Objek yang diSengketakan Bukan Pada Tempatnya,Melaikan Tanah Tersebut Terletak Dikampung Sebelah Yaitu Kampung Gunung Tapa Tenggah.Sesuai Surat 055/SKT/GT/85.yang Menjadi Dasar Awal Penggugat.bahkan Ukuran tanah saja berbeda Tanah milik Bahrim hanya 1.6 Ha.berdasarkan Pengukuran Bersama Aparat Kampung Gunung Tapa.dan yang mereka klem 2.25 ha.dari sini saja sudah sangat Berbeda Bahrim Ilyas meminta Kepada Majelis Hakim yang Menangani Perkara ini dapat Bersikap adil,karena selama Persidangan selama ini sampai Sidang Lapangan,bukti dan saksi sudah di hadirkan,Bahkan Saksi Abdul Rohim Yang pemilik Sah Surat 055/SKT/GT/85.Menyatakan Bahwa surat yang dipakai Penggugat Adalah Surat milik dia dengan membawa bukti Surat serta sertifikat Yang diperoleh dari warisan orang tuanya yang Bernama Darso.

”Abdul Rohim Menjelaskan ke awak Media Bahwa dirinya Kaget saat di Datanggi Keluarga besar Almarhum Ilyas Bin Ibrahim,Kedatangan mereka kerumah saya Untuk menanyakan kebenaran Photo copy surat yang dibawa mereka,dan saya kaget kok bisa photo Copy surat saya yang di peroleh dari warisan orang tua saya Darso kok ada di mereka.Sedangkan selama ini saya Tidak pernah kasih Photo Copy surat keterangan Tanah Saya ke siapapun termasuk keluarga Almarhum ilyas,seingat saya surat Asli 055/SKT/GT/85.saya serahkan ke Panitia Pengurus yang Berada di Kampung Gunung Tapa Tenggah untuk Pembuatan Sertifikat Melalui Pengajuan Jalur Prona. kok tiba tiba Photo Copy Surat Saya diPakai Saudara Sutarso Digunakn untuk Mengklem tanah milik Bahrim ilyas,dan Saya tidak terima Photo Copy Surat Saya disalahgunakn Oleh Oknum yang tidak Bertangung jawab.

Dan Saya Akan Menempuh Jalur Hukum agar Oknum yang bersangkutan dapat diberi Sangsi yang tegas,Supaya permasalahan ini tidak terulang Kembali tandasnya. (Trv)

The post Pengadilan Negeri Menggala Sidang Perkara Sanketa Tanah Memastikan Objek Yang di Sangketakan appeared first on Harian Post.

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button