Berita LampungBerita TerkiniDaerahKab Bandar LampungKab Lampung BaratKab Lampung TengahKab Lampung TimurKab MetroKab PesawaranKab Pesisir BaratKab TanggamusKab Tulang BawangKab Tulang Bawang BaratKab WaykananPolitikTNI dan POLRI

Kembali Keluarkan Surat Edaran Baru Tentang Covid 19, NGO-JPK Menilai Kerja Pjs Bupati Lamtim Ngawur

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya
LAMPUNG TIMUR | Demi mencegah bertambahnya pasien positif Covid 19, Pjs Bupati Lampung Timur, Ir.Fredy SM, mencabut Surat Edaran Nomor : 360/367/31-SK/XI/2020, tentang Penundaan Kegiatan Pengajian / Doa Bersama yang baru di Keluarkan 2 hari lalu akan diganti dengan Surat Edaran yang baru, Jum’at (6/11/20).
Surat edaran baru saja dikeluarkan pada tanggal 4 November 2020 kemarin, pada Jumat 6 November 2020 telah kembali keluarkan surat edaran yang baru Nomor : 360/369/31-SK/XI/2020, tentang Himbauan terkait Kegiatan Masyarakat yang Bersekala Besar dan Aktifitas yang dapat Menimbulkan Kerumunan Massa.
Pjs Bupati Lamtim, Fredy, beralasan bahwa surat edaran yang pertama tidak dicabut, melainkan di sempurnakan melalui surat edaran yang kedua.
“Surat edaran yang baru itu menegaskan dan menyempurnakan surat edaran yang lama, lebih dipertegas lagi terkait dengan aktivitas yang berskala besar dan berpotensi menimbulkan kerumunan massa serta berisiko meningkatkan penyebaran Covid-19. Kalau aktivitas yang tidak berskala besar diperbolehkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengacu kepada Pergub Nomor : 49/2020,” tulis Pjs Bupati Lamtim, melalui WhatsApp kepada wartawan.
Sementara, Ketua Kordinator Wilayah Non Goverment Organization Jaringan Pemberantasan Korupsi (NGO – JPK) Korwil Lampung Timur dan Kota Metro, Sidik Ali, menilai baru beberapa minggu bekerja sebagai Pjs. Bupati Lamtim, Ir . Fredy, terkesan ngawur. Hal ini terlihat dari kebijakan yang dikeluarkan hingga tampak ketidak Konsistenan dalam membuat keputusan.
Menurutnya, surat edaran yang dikeluarkan menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat luas dan berbagai kalangan ditengah Pandemi dan menjelang Pilkada, sehingga masing-masing pihak mengasumsikan dan menginterpretasikan beragam tentang isi Surat Edaran tersebut.
“Sebelum Pemerintah mengeluarkan keputusan selayaknya melakukan kajian secara Koperhensip dengan fakta dan realita dilapangan, juga eloknya meminta pendapat, saran dan masukan dari berbagai pihak, khususnya pihak yang diberi tanggung jawab oleh pemerintah menangani pandemi covid -19, bila itu dilakukan maka tidak akan menimbulkan persepsi negatif dan kegaduhan ditengah masyarakat serta tidak serta merta dinilai ngawur dalam bekerja,” tandas Sidik.
Lanjut menurut dia, bahwa keputusan Pjs. Bupati Lampung Timur, mengeluarkan Surat Edaran nomor : 360/367/31-SK/XI/2020, tentang Penundaan Kegiatan Merupakan Langkah Tepat untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.
“Artinya ini merupakan bagian dari usaha pemerintah daerah dalam usaha pencegahan, akan tetapi perlu diingat bahwa setiap kebijakan yang akan dibuat dan dikeluarkan harus berdasarkan sandaran yang kuat dan murni demi kepentingan masyarakat tanpa embel-embel lain,” pungkas Sidik Ali.
Penulis : (Herman)

58 total views, 58 views today

The post Kembali Keluarkan Surat Edaran Baru Tentang Covid 19, NGO-JPK Menilai Kerja Pjs Bupati Lamtim Ngawur appeared first on Gema Lampung news.

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button