AdvertorialBerita LampungBerita TerkiniBerita ViralDaerahEkonomiKab Bandar LampungKab Lampung BaratKab Lampung TimurKab MetroKab Tulang Bawangkabar kota Metrokabar lampungPemerintahanPolitikSerba-Serbi

Ismed : Pentingnya Taat Protokol Kesehatan Jangan Panik Dengan Pegawainya Terindikasi Reaktif (Covid-19)

TULANG BAWANG – Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulangbawang nampak lengang dari aktivitas kerja pegawai, Sekitar pukul 09.11. Delik Fokus.Com sempat mendatangi kantor Dinas Pariwisata yang berada di Jalan Cemara Komplek Perkantoran Pemda Menggala. Rabu, 2 Desember 2020.

Setelah dilakukan penyemprotan oleh tim gugus tugas covid 19,Disana nampak tidak ada aktivitas dari para pegawai yang biasanya sibuk bekerja. Dari halaman kantor, tidak ada satu pun kendaraan roda dua maupun roda empat milik pegawai yang terparkir. Bahkan, pintu kantor nampak tertutup rapat dan terkunci.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulang bawang Ismed mengatakan, penyebab akitivitas kerja di kantor dihentikan sementara, karena terdapat satu pegawai setempat dicurigai Probable Covid-19.

“Ada yang terindikasi reaktif (Covid-19). Dan sekarang (pegawai) mau di rapid test semua, ini tugas kita untuk makin giat memberikan pemahaman pentingnya taat pada protokol kesehatan” kata Ismed.

Ia mengaku, saat ini pekerjaan dialihkan secara online atau Work From Home (WFH). secara virtual dan online

“Kerja tetap, tapi kita dari rumah atau online,” katanya.

Sebelumya seorang pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Tulang bawang dikabarkan terpapar Covid-19. Terkait hal itu, Fatoni enggan memberikan keterangan. Ia meminta agar menunggu informasi resmi dari Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung.

“Tunggu besok resminya, sampai provinsi rilis dulu, Untuk seluruh masyarakat kabupaten Tulang Bawang,saya ingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,jangan di anggap remeh dengan kondisi di saat ini.”ujarnya.

Keselamatan semua masyarakat adalah tujuan utama untuk taat pada protokol kesehatan. Sudah banyak contoh daerah lain muncul cluster baru dari berbagai kalangan seperti ditempat hajatan/pesta, grup komunitas sepeda dan perkantoran. Ini semua karena tidak taat, selalu melepas masker, padahal masker adalah alat untuk melindungi diri.(sdi/red)

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button