Berita Terkini

DPRD Kota Metro Gelar Rapat Pripurna Pandangan Umum Fraksi

METRO (suarapedia)-Ketua DPRD Kota Metro pimpin rapat paripurna tentang pandangan umum fraksi atas penyampaian Raperda inisiatif DPRD berlangsung di ruang sidang dewan setempat, Jumat (11/12/2020).

Dalam paripurna Raperda inisiatif DPRD Kota Metro, Walikota memberikan dua tanggapan yakni tentang penyelenggaraan penanaman modal, serta tentang penanggulangan kemiskinan.

“Berkaitan dengan penyampaian Raperda Kota Metro tentang penyelenggaraan penanaman modal, bahwa dalam melaksanakan urusan pemerintahanan yang menjadi kewenangannya, Pemkot Metro memiliki keterbatasan terutama yang berkaitan dengan ketersediaan anggaran,” jelas Pairin.

Pairin juga mengatakan, melalui penanaman modal diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kemampuan daya saing dunia usaha daerah, mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang penanaman modal dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah beserta perubahannya, maka Pemkot Metro mempunyai kewenangan dalam urusan penanman modal.

“Penanaman modal merupakan salah satu faktor yang menentukan sebagai penggerak perekonomian daerah khususnya di Kota Metro, pembiayaan pembangunan daerah, dan penciptaan lapangan kerja, sehingga perlu diciptakan dimudahkan didalam pelayanan rangka peningkatankan realitas penanaman modal dengan tujuan utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Metro,” urainya.

Pairin juga menyampaikan, bahwa pemerintah hingga saat ini berupaya melakukan penanggulangan kemiskinan, “Namun belum mampu menuntaskan, dalam skala nasional sudah dibentuk Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dan di tingkat didaerah juga sudah dibentuk Tim Koordinasi Penangulangan Kemiskinan Daerah (TKPKR), paparnya.

Lebih lanjut urainya, menurut rancangan jangka panjang Daerah (RPJMD) Kota Metro tahun 2016-2021, kemiskinan juga menjadi masalah krusial yang sangat berpengaruh bagi keterbatasan masyarakat.

“Dengan demikian perancanaan dan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan akan dapat tepat sasaran serta sesuai kebutuhan, mengedepankan program berbasis ekonomi yang dilandasi oleh kearifan lokal dan mendorong masyarakat untuk keluar dari problematika kemiskinan,” pungkasnya. (ZAINAL ARIFIN)

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button