AdvertorialBerita LampungBerita TerkiniDaerahHukumIKLANKab Bandar LampungKab Lampung BaratKab Lampung TengahKab Lampung TimurKab Lampung UtaraKab MesujiKab MetroKab PesawaranKab Pesisir BaratKab TanggamusKab Tulang BawangKab Tulang Bawang BaratKab WaykananPolitikTNI dan POLRI

BPBD Pringsewu Disinyalir Mark Up Anggaran Makan Minum Selama Pandemi Covid

Gemalampung.com | Fakta, Akurat Dan Terpercaya
PRINGSEWU | Anggaran makan minum penanganan Covid-19 yang dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu disinyalir ada dugaan penyimpangan.
Anggaran sebesar Rp 112.5 juta tersebut yang digunakan untuk pembelian nasi kotak disinyalir tidak sesuai dengan harga, bahkan jumlah pembelian nasi kotak itu diduga kurang dari volume.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh media ini, tercatat anggaran tersebut sudah terealisasi 100% guna pembelian 4500 nasi kotak sejak masa pandemi Covid-19 selama tiga bulan.
Berdasarkan keterangan narasumber yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, anggaran makan minum itu dikelola oleh Kabag Logistik BPBD Sugeng.
“Anggaran makan minum semuanya di kelola pak Sugeng tanpa melibatkan pegawai BPBD, karena dia PPTKnya,” ungkap narasumber, Senin (30/11/20).
Terpisah, Kepala BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas mengatakan, anggaran makan minum tersebut sudah direalisasikan untuk penjagaan posko pada waktu awal Pandemi Covid-19 (Maret, April, Mei).
” Sudah terealisasi untuk memberi penjaga pos waktu itu dengan jumlah semua posko di 4 titik,” ucapnya.
Penulis : (Tim)

53 total views, 53 views today

The post BPBD Pringsewu Disinyalir Mark Up Anggaran Makan Minum Selama Pandemi Covid appeared first on Gema Lampung news.

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button