AdvertorialBerita LampungBerita TerkiniDaerahHukumIKLANKab Bandar LampungKab Lampung BaratKab Lampung TengahKab Lampung TimurKab Lampung UtaraKab MesujiKab MetroKab PesawaranKab Pesisir BaratKab TanggamusKab Tulang BawangKab Tulang Bawang BaratKab WaykananPolitikTNI dan POLRI

Berawal Pinjam Uang kepada Saudara Sendiri, Akhirnya Pengadilan Negeri Gunung Sugih Eksekusi Rumah Warga Bandarjaya Barat

Gemalampung.com | Fakta, Akurat Dan Terpercaya

LAMPUNG TENGAH | Pengadilan Negeri Gunung Sugih Eksekusi rumah milik Dodi Aprizon yang berada di Kelurahan Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Rabu (16/12/20).

Menurut Dodi Aprizon, pemilik rumah yang dilakukan Eksekusi oleh pengadilan negeri Gunung Sugih, kepada media ini mengatakan bahwa sudah puluhan tahun menempati rumah tersebut. Awal tahun 2000 ia pernah pinjam uang kepada Pendi, suami dari Herawati selaku pemohon eksekusi, tidak lain saudara ipar dari Dodi sendiri sebesar Rp15 juta.

“Bermula pinjam uang sebesar Rp15 Juta kepada Pendi, kemudian pada Bulan Maret dan April 2000, Pendi meminjam Sertifikat tanah milik kami dengan alasan untuk mengajukan pinjaman di Bank untuk modal usaha, karena Pendi masih saudara tidak ada kecurigaan apalagi pernah bantu kami, maka saya berikan sertifikat itu. Namun, selama kurun waktu sampai tahun 2010 kami belum bisa melunasi hutang, kemudian tanpa sepengetahuan saya sertifikat milik kami sudah dirubah atas nama Herawati,” tutur Dodi.

Lanjut Dodi, disebabkan tidak bisa melunasi hutang terhadap Pendi, akhirnya Dodi bersama Keluarganya diminta untuk mengosongkan rumah yang mereka tempati.

“Dikarenakan saya belum bisa membayar hutang, mereka malah mengusir kami sedangkan saya merasa tidak pernah menjualnya, maka sampai dengan sekarang kami tetap bertahan,” ujar Dodi.

Dikemudian hari, Herawati membawa persoalan tersebut ke pengadilan negeri Lampung Tengah, dikarenakan Dodi tidak memiliki bukti kuat dalam kasus perdata tersebut, maka Pengadilan menyatakan hak atas kepemilikan tanah jelas milik pemohon eksekusi (red-Herawati).

“Ya karena mungkin kami tidak ada bukti yang kuat juga sertifikat sudah atas nama mereka (ipar saya) maka pihak Pengadilan menyatakan ini jelas menjadi hak milik yang mengeksekusi, banding, kasasi sudah kami laksanakan karena tidak ada bukti bahwa kami meminjamkan sertifikat rumah, maka kami tidak ada kekuatan hukum ,sehingga di pengadilan kami kalah, sehingga kami sekeluarga akhirnya tereksekusi, dari Sertifikat nama orang tua saya Raden, saat ini sudah nama Herawati,” tandas Dodi.

Sementara itu, Bobi Pratama, mewakili Pengadilan Gunung Sugih, mengatakan bahwa atas perintah ketua Pengadilan yang ditunjuk oleh Panitera Pengadilan Negeri setempat dalam perkara antara sebagai pemohon eksekusi melawan termohon eksekusi.

“Berdasarjan surat permohonan Eksekusi tanggal 15 Mei 2015 dari Herawati, selanjutnya disebut sebagai pewaris kepada kami agar pengadilan negeri klas 2 melaksanakan eksekusi pengosongan terhadap Dodi Aprizon,” kata Bobi.

Masih kata Bobi, selanjutnya melaksanakan isi putusan pengadilan tingkat kasasi nomor : 2573 K/PDT/2015 JUNTO NO 4/PDT/2015 /PTTJK JUNTO NO 3 PDTG/ 2015/PNGNS. Serta surat-surat bukti yang dilampirkan dalam permohonan tersebut yang antara lain berupa Putusan Pengadilan Negeri Gunung Sugih nomor 3 telah diputus pada tanggal 1 Oktober 2014. Putusan banding kepada Pengadilan Tinggi Tanjungkarang nomor 4/ 2012/13 Maret 2015. Putusan Mahkamah Agung tingkat kasasi nomor 2573/32 tanggal 30 Desember 2015.

“Menimbang bahwa berdasarkan hal-hal tersebut diatas Pengadilan Negeri Gunung Sugih kelas 2 berpendapat bahwa permohonan dari pemohon eksekusi tersebut cukup beralasan dan berdasarkan hukum, oleh karena itu patut untuk dikabulkan melaksanakan eksekusi terhadap 1 bidang tanah sesuai dengan nomor M 832 Bandar Jaya Barat dulu nomor M. 66/PJ peta tanah Surat ukur NO 133 tahun 1980 seluas kurang lebih 260 meter persegi berikut segala sesuatu yang berada di atasnya yang terletak di Kelurahan Bandar Jaya Barat Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah,” pungkas Bobi.

Diketahui, proses Eksekusi pun dilakukan dan disaksikan oleh pihak kelurga, masyarakat, dan Lurah setempat. Dari pihak keamanan sendiri yaitu Anggota Polres Lampung Tengah dan didampingi Angota Polsek Tebas (terbanggi besar).

Penulis : (Miswan)

54 total views

The post Berawal Pinjam Uang kepada Saudara Sendiri, Akhirnya Pengadilan Negeri Gunung Sugih Eksekusi Rumah Warga Bandarjaya Barat appeared first on Gema Lampung news.

Sumber Asli

113 23 total views, 15 2 views today

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button