Berita Terkini

Ada Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Di Kampung Way Pisang, Tim Joker Way Kanan Siapkan Laporan Ke KPK..!!

BeritaKharisma.com

Way Kanan (BK) – Dugaan penyalah gunaan anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan pendidikan, di Kampung Way Pisang Kecamatan Way Tuba tahun anggaran 2018 dan 2019 lalu mulai tercium baunya kalau pekerjaan tersebut diduga banyak yang fiktif.

Wal hasil, Tim Investigasi Joker Way Kanan mengaku, akan melaporkan temuan mereka ini ke KPK pusat, serta pihak penegak hukum yang ada di Lampung maupun Kabupaten Way Kanan, untuk melakukan pemeriksaan di kampung tersebut.

Seperti diutarakan oleh Ketua Tim investigasi Way Kanan Edy Supratman. Timnya telah melakukan investigasi dan pengumpulan data di kampung Way Pisang ini, selama lebih kurang dua Minggu, maka ditemukan kejanggalan – kejanggalan tersebut. Seperti Pelaksanaan Penyelenggaraan Pemerintahan kampung, yakni, pembangunan/ rehabilitasi/Peningkatan Gedung/Prasarana kantor Desa Tahap Tahun 2019, dalam Rehabilitasi/Peningkatan halaman dan Area Parkir Kantor dengan nilai dana
Rp. 41.941.000 (Empat Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Ribu Rupiah), di duga kuat tidak terlaksana,” ini kenyataan data yang kami dapat dilapangkan,” kata Edy.

Ditambahkan oleh Edy, dalam Pelaksanaan Pengelolaan Perpustakaan Milik Desa (Pengadaan Buku-buku
Bacaan, Honor Penjaga Untuk Perpustakaan/Taman Bacaan Desa) Tahap 1Tahun 2018, dalam Operasional Perpustakaan/Taman Bacaan/Sanggar Bacaan Lainnya dengan nilai dana Rp. 13.680.000 (Tiga Belas Juta Enam Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah) di duga kuat tidak terlaksanakan alias Fiktif.

Selain itu, dalam pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Desa Peningkatan Produksi Peternakan (Alat Produksi dan Pengolahan Peternakan, Kandang, dll) Tahap II Tahun 2018 dalam Alat Produksi dan Pengolahan Peternakan dengan nilai Rp. 37.837.500 (Tiga
Puluh Tujuh Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah) di duga kuat tidak terlaksana, sementara dalam Pelaksanaan Pembangunan Desa, dukungan Pendidikan bagi siswa
miskin/Berprestasi untuk siswa berprestasi dengan nilai Rp. 9.600.000 dan terealisasi
Rp.7.200.000 tidak diberikan kepada siswa melainkan diberikan kepada perangkat
kampung guna mengikuti Program Paket C.

Kami berharap agar penegak hukum segera menindak dan memeriksa terkait hal ini, demi tegaknya hukum dan Undang-undang karena kami sudah melaporkan hal ini,” tegas Edi supratman.

Kepala Kampung Way Pisang saat dikonfirmasi pihak investigasi bersama dengan pewarta hanya mengatakan,
bahwa hal ini hanya kesalahan input pada sistem.

Oleh: Heriyadi.

Sumber Asli

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button